Miu Si Traveler and The Strories

A happiness is belong to us, so reach it!!

Archive for LOVE

2 Manusia 2 Planet (part.2)

image

Tanda cinta ini akan rapuh dimakan waktu

Read the rest of this entry »

2 Manusia 2 Planet (part.1)

image

Terhampar di lautan, tertinggal satu buket bunga (photo by: ranti)

Perasaan ini menusuk jauh dalam tiap sel darah dan hipodermis kulit, yang menjadikannya terasa dingin dan memaksa neural network bekerja lebih cepat menekan neuron-neuron hierarchical organization untuk memutar kembali informasi yang telah terekam dalam sebuah memory. Kamu, pria dewasa yang memiliki tingkat kedinginan lebih minus dari suhu pada dua kutub bumi ini, menjadi memory pertama yang dapat di replay di dalam otakku.

Bukannya sengaja tetapi entahlah disaat hidup berada ditengah2 jembatan dimana kanan adalah jurang bahagia atau kiri jurang kesedihan, kamu yg pertama muncul dalam neuron-neuron memory itu.

Kusadari, kmu pria baik kepada siapapun yang mampu mengorbankan miliknya untuk menolong orang lain yang mungkin tdk kamu kira, kebaikan mu itu menjadi hal yang nyata dan kadang membekas seperti goresan luka yang tertanam pada orang lain. Luka yang tidak ingin disembuhkan tetapi malah menjadi luka yang dipelihara, bagiku.

Bodohnya aku adalah aku terlalu egois, tanpa sadar aku telah menjadi satu pion catur yang menjadi bagian dalam sebuah permainan mahadahsyat. Semua seperti memiliki sutradara jenius yang bisa  membuat semua cerita ini terus nengalir sempurna seperti aliran mata air.

Rasa yang tumbuh dalam diriku ini membahagiakan seperti meminum ramuan sihir atau seperti kesenangan dalam imajinasi atas reaksi cairan wine putih yang menenangkan.

Namun sayangnya, mungkin aku terlalu jauh untuk dapat menyeimbangkan pikiran kamu yang memang dari awal sudah terbentuk dari hobi membaca goresan2 tinta dan alenia2 kehidupan yang terekam dalam sebuah buku. Salahku ini menjadi satu arti aku mungkin hanya bisa berdiri dibelakangmu, melihatmu, bahkan meniru setiap gerak tubuh kamu layaknya sebuah bayangan dan menjaga goyangan tubuhmu yang kadang-kadang rapuh karena kebaikanmu sendiri seperti benteng ribuan tahun berdiri.

Percayalah.. Tapi aku masih merasa bahagia kalau kmu masih menatapku dengan tatapanmu disaat pertama kita bertemu.. (Continued)

Di Luar Batas Logika

image

Malam itu aku pun kembali merewind seluruh kejadian yang aku lakukan bersama kamu.. Aku bisa dengan sangat mudah mengingatnya, seolah semua terjadi baru saja kemarin.. Padahal semuanya dilalui hingga tahun2 terakhir kemarin..

Bukan terbangun, tetapi seolah otak tanpa aku suruh membuat aku kembali mengingatnya.. Aku sudah tdk bisa lagi menjadi penguasa dalam diri sendiri bahkan otak dan perasaan aku sendiri.. Padahal aku memiliki prinsip, semua bisa aku atur dengan logikaku dan rancangan awalku terhadap diriku sendiri..

Namun seolah otak mentertawakan dan mengejekku, aku tak mampu lagi mengaturnya menjadi apa yang aku mau.. Otak dan perasaan seolah bekerjasama dan mengkhianati tubuh aku dan diriku sendiri, hingga aku tak mampu lagi menahannya..

Pengkhianatan ini bisa jadi adalah penyakit. Penyakit yang menggerogoti diriku sedikit demi sedikit ke dalam jaringan dan memakan semua sel tubuh hingga ke organ tubuhku..

Aku tak bisa mendefinisikan penyakit ini tapi aku tahu bahwa semuanya nyata dan memang terjadi. Aku semakin lemah pada akhirnya, ingin aku menyerah namun ada sebagian diri mengatakan untuk tetap berprinsip dan tidak mau kalah pada penyakit ini. Awalnya aku mampu mengatasinya, tetapi sekarang penyakit inilah yang menguasai diriku..

Penyakit ini : cinta katanya!.

image

Cinta ini melemahkan aku bukannya menguatkan aku.. Aku bahkan mengalami hari-hari yang berat belakangan ini, tetapi perasaan ini bukannya membantu tetapi melemahkan. Entahlah sebutan kalimat ‘cinta itu menguatkan’, nyatanya tidak berlaku pada diriku.. Aku seperti memiliki ketergantungan yang addict, seperti pada narkoba dan sebagainya yg mampu membuat seseorang kecanduan. Dan disaat narkoba itu menjadi haram dan melemahkan orang, maka sudah sebaiknya narkoba itu kita tinggalkan dan lepaslah dari ketergantungan yang melemahkan itu..

Namun apakah itu berlaku juga pada cinta? Entahlah aku sampai dengan hari ini tidak bisa mendefinisikan apakah ini cinta? Tepatkah ini disebut cinta?

Oke kita lupakan apa itu definisi cinta menurut KBBI atau wikipedia atau google! Yang aku tahu dia bisa membuat aku diluar batas logikaku, dimana tubuh sudah tdk bisa lagi aku kuasai, semuanya sudah dikuasai penuh dengan perasaan itu.

Itulah yang terjadi pada diriku sekarang, aku bisa dengan mudah merewind semua cerita yang pernah aku lakukan bersama kamu. Kamu menjadi candu dalam diriku yang saat ini melemahkan tubuh aku dan membuat aku ketergantungan.. Di saat mengalami hal berat, cinta malah memberatkannya.

Apakah baik? Tidak sepertinya, aku bukan menjadi kuat karena cinta tetapi aku menjadi tunduk kepada cinta..

Maka bila ini memang tidak baik, buat apa aku teruskan? Tetapi untuk apa Allah memberikan ‘gift’ ini kepadaku? Apakah Dia ingin aku belajar? Atau Dia ingin melatihku menjadi wanita yang tangguh?

Iyaa… Aku harus kuat dan aku harus tangguh.. Di kehidupanku, aku sendirilah yang memilih kehidupanku… Aku harus kembali mengambil alih peran otakku untuk segera kembali berjalan menggunakan logika dan semua akan berjalan logis dan masuk akal…

Bila dia melemahkan berarti ini bukan cinta.. Ini keegoisan! Bila dia menguatkan, itulah yang disebut cinta.. Aku akan menjadi wanita kuat tanpamu dan aku tdk akan lagi menjadi wanita lemah yang merengek seperti anak kecil. 🙂

Terima kasih..

Does Happily Ever After Exist?

Image

Ilustrasi : Waiting
Doc. by miungisranti

Saat ini yang aku rasakan adalah kehampaan tapi dibalik itu ada kebahagiaan.

Sekilas ada kilatan kesedihan dan rasa bahagia kehilangan yang kulihat pada mata kamu, saat aku membicarakan semua tentang kita, keadaan kita dan cara pandang kita.

 Kamu tanpa berkata hanya menatap dalam.

Namun “diam”mu membuat aku bertanya-tanya, dan aku tak mampu mengartikannya hanya mampu merasakan keinginanmu terdahulu.

Mengeluarkan kalimat demi kalimat yang menyakitkan diri sendiri tapi aku memahami ini semua terjadi karena sebab akibat, dan tersadar kamu menginginkannya.

There’s no fairy tale in real world…

White Lily
Doc. by miungisranti

Kisah Cinta, Pertemanan dan Pernikahan

“Saya baru menyadari kenapa Tuhan menciptakan manusia tidak ada yang sempurna, karena Tuhan telah menciptakan manusia lainnya sebagai pasangannya. Sehingga mereka dapat saling mengisi kekurangan dan melebur menjadi satu manusia yang sempurna” ~Marsha Timothy dan Vino G. Bastian

Bila memang benar itu cinta maka kejarlah dan perjuangkan, karena hal yang paling menyakitkan adalah bila pasangan kita tidak lagi mencintai kita…

The Day We Met..

Dear you…

This song is dedicated to you..  and i describe my feeling on you with this song..

“And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more”

Football Game

Cinta itu ibarat permainan bola..

Ada yang kalah ada yang menang, ada yang bahagia ada yang sedih.  Semuanya tergantung pada kerja tim, yaitu kedua pasangannya.

Ibarat tim, bila keduanya bekerja sama dengan baik, yakinlah kemenangan di tangan dan kebahagiaan di depan mata. Namun jika keduanya sama-sama egois, maka sudah jelaslah kekalahan yang akan di dapat dan kesedihan yang akan dihadapi.

(doc.ranti)

Cinta itu juga memiliki time limit nya, karena sesungguhnya cinta itu akan hilang dimakan waktu, kecuali cinta orangtua dan cinta Allah SWT kepada umat-Nya. Karena cinta memiliki batas waktunya, maka jangan sampai waktu habis dan kalian tidak mencapai tujuan dari cinta kalian yaitu KOMITMEN.

Menghadapi sebuah komitmen itu seperti adu penalty. Kemungkinan masuk golnya 50 : 50, kemungkinan berhasil komitmennya 50 : 50. Tergantung seberapa yakin penendang bola mampu memasukkan bola ke dalam gawang. Bila merasa masih ragu-ragu akan keyakinan komitmen anda baik secara mental maupun kemampuan lahir, maka mundurlah secara terhormat daripada anda menyakiti hati pasangan anda yang sudah terlalu lama menunggu dan berharap.

Jadi apakah anda siap bertanding bola dengan fair? Kemana tujuan kalian membina sebuah hubungan? Semua ada di tangan kalian masing-masing, kerja tim atau egois ingin menang sendiri..? 🙂