Miu Si Traveler and The Strories

A happiness is belong to us, so reach it!!

Archive for July, 2013

What a disaster journey but… (part.1)

Kami terdampar di terminal bus grogol karena keterlambatan bus.

Kami terdampar di terminal bus grogol tapi kami masih narsis mengabadikannya.

 

Hello travelers yang pada galau dibulan puasa..

Kali ini saya mau menceritakan satu perjalanan yang belum lama ini, saya dan teman-teman saya lakoni demi sebuah kedamaian dan ketenangan jiwa.. #halaaahh…

Travelling kali ini, bisa dikategorikan juga sebagai Blind Travelling saya, saya dan travelers partner saya belum tau daerahnya, lokasinya, kondisinya dan bagaimana menuju kesana. Bicara tentang traveler partner, kali ini saya jalan dengan partner yang totally different dengan sebelumnya. Kalau sebelumnya saya jalan dengan pecinta fotografi, kali ini saya jalan dengan para penderita narsistic akut,hahhaaaa…

Semua bermula dari keinginan saya yang ingin menginjakkan kaki di dataran tinggi Dieng Plateu, saya mencoba mencari traveler partner yang mau menggembel bareng saya menuju kesana karena minimnya budget. Proses mencari teman jalan ini emang terbilang susah-susah gampang. Saya punya pengalaman yang mampu membuat saya menelan ludah karena traveler partner saya secara sepihak membatalkan perjalanannya tanpa ada alasan yang bisa saya maklumi. Singkat cerita, saya diajak oleh seorang teman lama untuk menemani dia travelling ke Green Canyon-Pangandaran, tentunya ajakan ini saya terima tanpa saya pikir panjang karena lokasi wisata Green Canyon menjadi list lokasi wajib yang ingin saya kunjungi di tahun 2013 ini. Namun setelah saya menyiapkan segalanya, baik rute perjalanan, itinerary, book penginapan dan sewa angkot selama disana, tiba-tiba h-3 teman saya kembali menghubungi saya dan membatalkan rencana perjalanannya. Kejadian itu membuat saya sedikit kecewa, tetapi saya mencoba memakluminya dan menjadi pelajaran bagi saya kedepannya.

Setelah cukup lama mencari tahu tentang Dieng Plateu, akhirnya saya mendapatkan nformasi yang cukup menarik banyak traveler termasuk saya yaitu adanya Dieng Festival Culture pada tanggal 20 – 22 Juni 2013. Hal inilah yang menjadi andalan saya untuk mengajak beberapa teman-teman yang ada di contact BB saya, dan akhirnya terkumpullah 6 traveler menjadi satu group.

2 wartawan, 2 pegawai bank asing, 1 pegawai kedutaan italia dan 1 aparatur negara menjadi satu kesatuan yang akhirnya menimbulkan kegilaan. Sebut mereka, bayu, abe, delti, iran, catur dan saya sendiri. Awalnya mereka tidak saling mengenal, dan di hari pertama keberangkatan menjadi hari terburuk dalam sejarah liburan kami. Kami berangkat pukul 20.00 WIB dengan menggunakan bus Dieng Indah yang akan membawa kami ke Banjarnegara. Begitu memasuki bus tersebut, kami kaget bukan main, bukan hal yang nyaman bagi kami, karena kami semua kedapatan kursi tengah yang diapit dengan pengguna bus lainnya yang membawa berjubel bawaan.  Bahkan delti, perempuan mungil yang lincah dan saat ini bekerja di salah satu bank asing, kedapatan duduk di kursi tambahan di sebelah supir, alhasil dia harus menemani supir mengobrol sepanjang hari karena si supir yang bernama dedi mengaku mengantuk. fiuhhhh…

Cerita di dalam bus ini akan menjadi cerita terpanjang bagi kami, karena banyak hal yang benar-benar membuat kami bisa tertawa geli, mentertawakan kebodohan kami sendiri dan mentertawakan kondisi jalanan pantura yang luar biasa menyiksa batin, hahhaaa… (to be continued)